Monday, 26 May 2014

Kebijakan Pemuda di Papua Barat - Mendengarkan Generasi Baru

Oleh Sarah Grainger

Melan, 24, dan ibunya, Elvi, seorang guru biologi di Manokwari, Papua Barat
© UNICEF Indonesia/2014/Andy Brown

MANOKWARI, Provinsi Papua Barat, Indonesia, Mei 2014 - Ketika Melan mulai kuliah beberapa tahun yang lalu, ia mendapat sebuah kejutan .

Keluarga Melan selalu berbicara secara terbuka tentang hal-hal seperti hubungan seks yang aman dan pencegahan HIV / AIDS. Berkat itu, pemudi berusia 24 tahun ini merasa terbekali sebelum memasuki masa kuliahnya. Namun dia segera menyadari bahwa tidak semua teman-temannya telah mendapatkan dukungan yang sama.

"Saya mulai melihat betapa sedikit informasi yang mereka punya tentang keterampilan hidup," katanya. "Beberapa teman saya sangat terbuka dan saya sering mendengar tentang masalah mereka. Tidak begitu banyak masalah narkoba, tetapi lebih pada alkohol dan kehamilan. Ada juga yang mengalami kekerasan dalam hubungan mereka."

Friday, 23 May 2014

Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia

- Oleh: Marc Lucet, Deputy Representative UNICEF Indonesia -

Minggu lalu saya mendapat kehormatan untuk mewakili UNICEF pada konferensi pers yang diberikan oleh Menteri Sosial, Salim Segaf al Jufri, tentang isu kekerasan terhadap anak di Indonesia. Konferensi pers juga dihadiri oleh BAPPENAS , Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Komisi Nasional Perlindungan Anak. Mengingat banyaknya laporan tentang kekerasan terhadap anak di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir, banyak wartawan yang hadir, baik dari media nasional maupun internasional.

Bapak Menteri Segaf al Jufri menyerukan perlunya gerakan nasional untuk mengalahkan kekerasan terhadap anak. Sebagai organisasi global, UNICEF berada di barisan depan dari upaya internasional untuk mencegah anak-anak dari penderitaan kekerasan dan pelecehan, dan jadi kami sangat menyambut inisiatif ini. Ini adalah persis apa yang perlu dilakukan.

Sunday, 18 May 2014

UNICEF dan Uni Eropa Perangi Masalah Gizi di Indonesia



Salah satu program kerjasama UNICEF dan Uni Eropa dalam meningkatkan situasi gizi anak Indonesia, yaitu dengan penyuluhan dan penyebaran informasi tentang praktik hidup sehat yang bisa menyelamatkan nyawa dan mengoptimalkan asupan gizi ibu dan anak.

Thursday, 8 May 2014

Keterampilan hidup: mengajar orang-orang muda di Papua tentang HIV

Yumelina bersama pengajar relawan, Nira, di lembah Baliem.
©UNICEF Indonesia/2014/Andy Brown

Yumelina Tabuni adalah seorang gadis berusia 13 tahun yang percaya diri. Dia tinggal bersama keluarganya di sebuah desa kecil di lembah Baliem, daerah pegunungan terpencil di Papua. Setiap minggu ia menghadiri sesi keterampilan hidup, dimana ia dan anak-anak muda lainnya belajar bagaimana melindungi diri dari HIV dan AIDS.

"Saya tidak mengerti apa itu HIV dan mengapa orang bisa meninggal karenanya. Saya ingin belajar lebih banyak," ucap Yumelina. "Sekarang saya tahu bagaimana HIV ditularkan - melalui hubungan seks, jarum dan transfusi darah - dan juga bagaimana virus ini tidak ditularkan. Kami diajarkan tentang kondom dan bagaimana melindungi diri dari HIV. Saya senang memiliki pengetahuan ini."

Friday, 2 May 2014

Foto Galeri: Perjuangan Anak-anak Papua Demi Pendidikan

UNICEF Indonesia memberikan pelatihan bagi para guru di sekolah-sekolah terpencil di provinsi Papua. Para guru diperlihatkan bagaimana menggunakan pendekatan yang ramah anak untuk membuat belajar lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak. Program ini juga berfokus pada kesehatan dan kebersihan para murid, serta mencegah kekerasan.