Annual Report

Thursday, 8 May 2014

Keterampilan hidup: mengajar orang-orang muda di Papua tentang HIV

Yumelina bersama pengajar relawan, Nira, di lembah Baliem.
©UNICEF Indonesia/2014/Andy Brown

Yumelina Tabuni adalah seorang gadis berusia 13 tahun yang percaya diri. Dia tinggal bersama keluarganya di sebuah desa kecil di lembah Baliem, daerah pegunungan terpencil di Papua. Setiap minggu ia menghadiri sesi keterampilan hidup, dimana ia dan anak-anak muda lainnya belajar bagaimana melindungi diri dari HIV dan AIDS.

"Saya tidak mengerti apa itu HIV dan mengapa orang bisa meninggal karenanya. Saya ingin belajar lebih banyak," ucap Yumelina. "Sekarang saya tahu bagaimana HIV ditularkan - melalui hubungan seks, jarum dan transfusi darah - dan juga bagaimana virus ini tidak ditularkan. Kami diajarkan tentang kondom dan bagaimana melindungi diri dari HIV. Saya senang memiliki pengetahuan ini."

Friday, 2 May 2014

Foto Galeri: Perjuangan Anak-anak Papua Demi Pendidikan

UNICEF Indonesia memberikan pelatihan bagi para guru di sekolah-sekolah terpencil di provinsi Papua. Para guru diperlihatkan bagaimana menggunakan pendekatan yang ramah anak untuk membuat belajar lebih interaktif dan menyenangkan bagi anak-anak. Program ini juga berfokus pada kesehatan dan kebersihan para murid, serta mencegah kekerasan.


Tuesday, 29 April 2014

Activate Talks Indonesia: Highlights



Highlights acara Activate Talks di Indonesia, dengan Anies Baswedan, Tri Mumpuni, Mia Sutanto, Dr. Ahmad Aziz, dan Toshi Nakamura.

Friday, 25 April 2014

Indonesia merayakan hak-hak anak dengan solusi inovatif terhadap tantangan pembangunan



Anies Baswedan membawa pendidikan yang berkualitas bagi masyarakat pedesaan Indonesia melalui gerakan sosial dengan orang-orang muda. © UNICEF Indonesia/2014/Harimawan


JAKARTA , 24 April 2014 - UNICEF Indonesia mempertemukan sejumlah inovator terkemuka di sebuah acara di Erasmus Huis, Jakarta, hari Rabu yang lalu untuk mempresentasikan ide mereka tentang mengatasi tantangan-tantangan utama yang masih dihadapi anak-anak di tengah ekonomi Asia Tenggara yang berkembang pesat ini.

Acara dengan konsep seperti TED yang bernama 'ACTIVATE talks’ ini merupakan bagian dari perayaan peringatan 25 tahun Konvensi Hak Anak (CRC) . UNICEF juga telah menyatakan 2014 sebagai "Tahun Inovasi dan Kesetaraan".

Monday, 14 April 2014

Sekolah-sekolah terpencil: menginspirasi anak-anak Papua untuk mengenyam pendidikan

Oleh Sarah Grainger

Lima menggunakan sempoa di sekolahnya di daerah rural Wamena, Papua. © UNICEF Indonesia/2014/Andy Brown.

Desa Maima, Papua, April 2014 - Udara terasa sejuk dan matahari baru saja terbit ketika Tolaka (8 tahun) dan adiknya Lima (7 tahun) berangkat menuju sekolah pada pukul 06:00. Jarak yang harus ditempuh adalah 1 jam dari rumah mereka, di dekat tepi sungai Baliem di Kecamatan Asolokobal, Papua.

Rute yang harus ditempuh menuju SD Advent Maima meliputi padang-padang rumput yang tergenang air dan hutan-hutan penuh lumpur.

"Saya sudah terbiasa berjalan kaki jadi saya tidak capek sama sekali," kata Tolaka. "Saya senang pergi ke sekolah. Ada banyak teman di sini, kami suka main lompat karet bersama."

Ibu Tolaka, Dimika Satai, tahu betapa pentingnya pendidikan yang baik bagi kedua putrinya. Dia menghadiri sekolah yang sama semasa kecil, tetapi terpaksa berhenti ketika orangtuanya memutuskan sudah waktunya baginya untuk menikah. Sekarang suaminya telah meninggalkannya dan ia menanam sayuran seperti jagung, kentang dan kubis untuk makanan keluarganya, dan menjual sisanya di pasar.