Annual Report

Showing posts with label Salim Segaf Al Jufrie. Show all posts
Showing posts with label Salim Segaf Al Jufrie. Show all posts

Friday, 23 May 2014

Kekerasan Terhadap Anak di Indonesia

- Oleh: Marc Lucet, Deputy Representative UNICEF Indonesia -

Minggu lalu saya mendapat kehormatan untuk mewakili UNICEF pada konferensi pers yang diberikan oleh Menteri Sosial, Salim Segaf al Jufri, tentang isu kekerasan terhadap anak di Indonesia. Konferensi pers juga dihadiri oleh BAPPENAS , Komisi Perlindungan Anak Indonesia dan Komisi Nasional Perlindungan Anak. Mengingat banyaknya laporan tentang kekerasan terhadap anak di Indonesia dalam beberapa pekan terakhir, banyak wartawan yang hadir, baik dari media nasional maupun internasional.

Bapak Menteri Segaf al Jufri menyerukan perlunya gerakan nasional untuk mengalahkan kekerasan terhadap anak. Sebagai organisasi global, UNICEF berada di barisan depan dari upaya internasional untuk mencegah anak-anak dari penderitaan kekerasan dan pelecehan, dan jadi kami sangat menyambut inisiatif ini. Ini adalah persis apa yang perlu dilakukan.

Tuesday, 4 June 2013

Yang penting adalah abilitasnya - UNICEF Indonesia meluncurkan laporan Situasi Anak di Dunia 2013 tentang anak dengan disabilitas

Bersama beberapa pemenang medali emas Olimpiade Khusus dan aktivis-aktivis hak penyandang disabilitas, UNICEF Indonesia meluncurkan laporan State of the World's Children (Situasi Anak di Dunia), bersama dengan Kementerian Sosial dan mitra pemerintah lainnya pada tanggal 30 Mei 2013 kemarin.

"Ketika berbicara tentang anak-anak dengan kebutuhan khusus, kita sering lebih berpikir tentang apa yang mereka TIDAK bisa lakukan, daripada melihat apa yang mereka BISA berikan sebagai kontribusi kepada masyarakat," ucap Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Angela Kearney dalam acara yang berlangsung di gedung Kementerian Sosial, Jakarta.

"Hal ini perlu diubah. Seperti di banyak negara lain, anak dengan disabilitas termasuk anak-anak yang paling terpinggirkan dan tak terlihat di Indonesia. Seringkali orangtua hanya menyembunyikan mereka, karena malu atau tidak tahu bagaimana cara terbaik untuk membantu mereka."

Angela Kearney dengan Adi (kiri) dan Stephanie (kanan), para pemenang medali emas di Special Olympics© UNICEF Indonesia / 2013 / Klavert.