Annual Report

Showing posts with label vaksin. Show all posts
Showing posts with label vaksin. Show all posts

Wednesday, 31 May 2017

Sang Ahli Cold Chain Vaksin dari NTT

Oleh Ermi Ndoen, EPI Officer

Ariel saat memberikan presentasi pada lokakarya dan pelatihan cold chain NTT, diselenggarakan dengan dukungan UNICEF ©Ermi Ndoen/UNICEF/2017

Kupang: Hari itu, seperti biasa, Johanis Rihi Leo atau dikenal dengan nama sapaan “Ariel”, tengah bergegas.

“Ada tiga lemari pendingin vaksin yang harus segera diperbaiki,” kata Ariel sebelum meninggalkan Ende di Flores menuju Kefamenanu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), wilayah berbukit di bagian timur Pulau Timor yang berjarak ratusan kilometer dari Ende.

Ariel mengawasi kondisi cold chain vaksin untuk

Wednesday, 20 April 2016

Teknologi RapidProMendukung Pekerjaan UNICEF untuk Memvaksinasi Anak-anak

Oleh Kristi Eaton, Communications and Knowledge Management Officer, UNICEF Indonesia


Lilis gugup. Anak laki-lakinya yang berusia 2 dan 4 tahun sedang bersiap-siap menerima vaksinasi polio, dan dia khawatir mereka mungkin menangis. Mereka merapatkan diri ke Ibu mereka saat ia berbicara di posyandu setempat di Cilincing, sebuah daerah dengan pendapatan rendah di Jakarta Utara, dan berusaha untuk menenangkannya.

Namun demikian, Lilis mengetahui betapa pentingnya vaksinasi.

“Ini sangat penting untuk mereka supaya tidak sakit polio, karena kaki mereka bisa menjadi tidak berfungsi,” katanya.

Indonesia menempati urutan ke enam di dunia dalam jumlah bayi yang tidak divaksinasi atau belum divaksinasi lengkap. Setiap tahun, diperkirakan 700,000 bayi tidak menerima layanan imunisasi. Daerah perkotaan berpendapatan rendah seperti Cilincing terutama sangat beresiko untuk kurang imunisasi, membuat anak-anak rentan terhadap wabah campak, polio, dan diphtheria. UNICEF mendukung pemerintah untuk mengubah situasi ini _ memanfaatkan teknologi komunikasi baru yang memungkinkan pemantauan yang lebih baik dan intervensi yang menargetkan sistem yang gagal berfungsi.

Monday, 19 October 2015

Telpon genggam yang menyelamatkan kehidupan


Bidan Maena Nhur Desita memberikan vaksin. ©UNICEF Indonesia/2015

Kedoya Utara merupakan salah satu daerah miskin di Jakarta. Kedoya Utara berada di antara sederetan megamall dan gedung pencakar langit sehingga daerah ini harus berjuang dengan kondisi hidup seadanya, saluran air yang kotor dan listrik yang tidak memadai.

Salah satu yang menjadi perhatian khusus di Kedoya Utara adalah tingkat imunisasi anak-anak yang sangat rendah. Hal ini menyebabkan mereka beresiko menderita penyakit yang mengancam jiwa seperti campak dan difteri.

"Terjadi kesenjangan ketidakadilan di Jakarta dan seluruh Indonesia. Anak dari keluarga miskin, terutama mereka yang tinggal di daerah-daerah kumuh, tidak terjangkau secara tetap untuk menerima dosis vaksinasi lengkap," kata Spesialis Kesehatan UNICEF Indonesia Dr. Kenny Peetosutan.

Monday, 13 January 2014

Topan Haiyan: Bagaimana UNICEF menanggapi kebutuhan kesehatan anak-anak

Seorang relawan mengukur lingkar lengan atas seorang anak, untuk mengukur status gizinya. © UNICEF/Dianan Valcarcel Silvela
Saya baru saja kembali dari Tacloban. Saya seorang spesialis kesehatan UNICEF dan ditugaskan di sana sebagai bagian dari dukungan global UNICEF untuk membantu memulihkan sistem kesehatan yang melindungi anak-anak pasca Topan Haiyan.

Meskipun telah kembali ke rumah saya di Bangkok, saya masih tercengang oleh kehancuran yang diakibatkan oleh serangan Topan Haiyan. Saya juga terkesan dengan kekuatan dan semangat warga yang terdampak. Di antara tumpukan puing-puing, ada tanda-tanda yang bertuliskan "kita akan bangkit kembali" dan "tidak berumah, tidak beratap tapi tidak putus asa".