Monday, 27 February 2017

Melindungi Yessi dari Kekerasan

Oleh: Dinda Veska


Perlindungan untuk Anak Indonesia ©UNICEF/2016


Yessi* masih berusia tiga tahun saat ditinggal kedua orang tuanya pergi menjadi buruh migran ke negara tetangga. Jauh dari harapan Sang Ayah dan Ibu yang mempercayakan anaknya dibesarkan oleh orang lain. Yessi justru tidak mendapat perlakuan baik selama hidup bersama kerabat dari Sang Ayah, ia lebih sering mengalami kekerasan.

Sejak memutuskan bekerja di luar Indonesia, orang tuanya pun tidak pernah mengunjungi Yessi, mereka berpisah di tengah perantauannya di Malaysia.

Yessi tetap kuat bertahan hidup meski kerap mendapat perlakuan buruk selama bertahun-tahun. Sayangnya ini bukan arena pertempuran untuk anak sekecil Yessi, ia hanya bisa diam dan menerima kondisi hidupnya.

Apa yang dialami Yessi adalah sepotong cerita dari rentetan panjang kekerasan yang terjadi pada anak-anak di Indonesia. Faktanya 26% anak di negeri ini pernah mendapat hukuman dari orang tua ataupun pengasuh.

Upaya-upaya perlindungan telah banyak dilakukan seperti yang didukung oleh para pelanggan Indomaret melalui program UNICEF bekerjasama dengan Pemerintah. Program ini menyediakan pelayanan terintegerasi untuk anak-anak dengan kondisi rentan seperti Yessi.

Menjelang usia ke sepuluh, Yessi ditolong oleh pihak puskesmas setempat yang prihatin melihat kondisi fisiknya. Pihak puskesmas kemudian melaporkan kondisinya kepada Unit Layanan Terpadu Perlindungan Sosial Anak Integratif (ULT – PSAI). Melalui program inilah kemudian Yessi dijangkau dan diberikan layanan kesejahteraan sosial, serta dicarikan orang tua angkat yang sayang dan lebih peduli kepadanya.

Kini hidupnya menjadi lebih baik, masa depan Yessi pun tidak lagi terancam. Tinggal bersama keluarga baru membuat Yessi ceria seperti anak-anak lainnya.


*Demi menghargai hak-hak anak, nama, lokasi, dan foto telah disamarkan.

1 comment:

  1. Assalamualaikum wr.wb mohon maaf kepada teman teman jika postingan saya mengganggu anda namun apa yang saya tulis ini adalah kisah nyata dari saya dan kini saya sangat berterimah kasih banyak kepada Mbah Rawa Gumpala atas bantuan pesugihan putihnya tampa tumbal yang sebesar 15m kini kehidupa saya bersama keluarga sudah sangat jauh lebih baik dari sebelumnya,,saya sekaran bisa menjalanka usaha saya lagi seperti dahulu dan mudah mudahan usaha saya ini bisa sukses kembali dan bermanfaat juga bagi orang lain,,ini semua berkat bantuan Mbah Rawa Gumpala dan ucapa beliau tidak bisa diragukan lagi,bagi teman teman yang ingin dibantuh seperti saya dengan pesugihan putih bisa anda hubungi di no 085 316 106 111 jangan anda ragu untuk menghubuni beliau karna saya sudah membuktikannya sendiri,karna Mbah tidak sama seperti dukun yang lain yang menghabiskan uang saja dan tidak ada bukti sedankan kalau beliau semuanya terbukti nyata dan sangat dipercay,,ini unkapan kisah nyata dari saya pak Rudi di semarang.Untuk lebih lenkapnya silahkan buka blok Mbah di ��PESUGIHAN PUTIH TANPA TUMBAL��

    ReplyDelete