Annual Report

Friday, 12 May 2017

Orang Muda Perlu Dilibatkan dalam Pelaksanaan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG)

Oleh: Niken Larasati, Child Protection Officer


Ms. Hulshof, (belakang tengah) bergabung dengan tim UNICEF dan peserta orang muda untuk foto bersama setelah forum selesai.
©Raditya Henrile / UNICEF /2017

"Orang seringkali mendiskusikan apa yang sebaiknya dilakukan bagi para penyandang disabilitas, tetapi mereka jarang melibatkan kita dalam diskusi mereka," kata Panji Surya Sahetapy dari Gerakan Kesejahteraan Tuli Indonesia melalui seorang interpreter.

Pesan yang ia sampaikan dalam sebuah forum pemuda tentang Agenda Pembangunan Berkelanjutan 2030 sudah jelas - dalam diskusi tentang hak-hak disabilitas, para penyandang disabilitas perlu

Wednesday, 10 May 2017

Champions4Children Meminta Indonesia untuk Menempatkan Anak-anak pada Pusat Pembangunan

Oleh: Liz Pick, Communications Specialist


Champions4Children dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise (keempat dari kanan) foto bersama dengan Perwakilan UNICEF Indonesia, Gunilla Olsson (ketiga dari kanan) dan lima anak perempuan muda pada acara tersebut di Jakarta Selatan.
©Raditya Henrile / UNICEF/2017 


Jakarta: Hari minggu sore di Jakarta, sebuah kota yang berpenduduk 10 juta orang, dan sepertinya kebanyakan mereka berada di pusat perbelanjaan Kota Kasablanka.

"Anak-anak adalah pemimpin masa depan kita. Mereka adalah orang-orang yang akan membawa perubahan bagi Indonesia dalam 25 tahun, dalam 50 tahun," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia, Yohana Yembise, sambil memandang sekelompok pemimpin saat itu.

Duduk di barisan depan adalah sekelompok orang-orang ternama di Indonesia - pemimpin pemerintahan, bisnis, masyarakat sipil, pekerja seni dan akademisi - yang masing-masing memiliki komitmen untuk menggunakan pengaruh mereka dalam

Thursday, 20 April 2017

Kisah Menjadi Relawan PBB: Ilham M. Akbar

Oleh: Ilham M. Akbar, Technology, Youth & Innovation Officer

Ilham, (kanan) dalam pelatihan persiapan penugasan di Kolombo, Srianka.
Pertengahan Agustus 2016, sebuah surat elektronik bertengger di kotak masuk email yang tengah saya baca. Judulnya: “NOW HIRING: Tech Jobs for Social Good”. Ternyata, dua organisasi yang amat saya sukai, UNICEF dan CISCO, menjalin kemitraan! Tanpa berlama-lama, saya pun mengirimkan lamaran.
Ketertarikan saya berangkat dari beberapa alasan. Pertama, saya baru saja mendapatkan sertifikat Cisco untuk pengembangan jaringan komputer. Selain itu, saya memiliki minat besar untuk terjun di bidang kerelawanan. Hal ini berawal saat seorang teman meminta saya bergabung dengan

Tuesday, 18 April 2017

Di Ujung Rotan Ada Emas


Oleh: Irna G. Setyawati, STKIP Muhammadiyah Sorong

Anak sekolah menulis dalam buku dia di Papua
© Nick Baker/ UNICEF / 2015  
“Di ujung rotan ada emas”. Itulah pepatah umum di Papua.

Pepatah ini sangat populer di kalangan guru sekolah dasar di daerah-daerah pesisir seperti Makbon dan Sorong. Pepatah tersebut digunakan untuk membenarkan tindakan mereka dalam mendisiplinkan anak-anak dengan memukul mereka dengan sebuah tongkat.

Akhir tahun lalu, para guru kelas dan kepala sekolah di empat sekolah di Kecamatan Makbon, Sorong, mendapatkan pelatihan tentang disiplin positif.

Disiplin positif meliputi penguatan positif untuk pilihan-pilihan yang baik serta akibat kenakalan siswa. Pelatihan ini membekali guru-guru dengan alternatif hukuman badani atau fisik untuk menangani kehadiran dan perilaku siswa di dalam kelas.

Mobile Health Pilot Mendorong Imunisasi di Pulau Jawa

By Cory Rogers, Communication Officer

Karin Hulshof menyeka air mata anak balita yang akan menjalani pemeriksaan kesehatan di posyandu di Jakarta Barat. © Cory Rogers / UNICEF / 2017

Antrean mengular mulai dari pintu hingga ke gang. Di bawah rintik hujan pagi itu, puluhan ibu berdiri sabar sambil menimang anak mereka.

“Saya ke sana nanti, setelah agak sepi,” kata Eka* dari depan pintu rumahnya kepada UNICEF East Asia and the Pacific (EAPRO) Regional Director Karin Hulshof dalam kunjungan pertama Karin sebagai EAPRO Regional Director.

Layaknya ibu muda lain di permukiman kumuh di Jakarta Barat, Eka menanti-nantikan kehadiran layanan posyandu setiap bulan di sana. “Bedanya, saya tidak mau kehujanan,” Eka tertawa.