Wednesday, 16 October 2013

Hari Anak Perempuan Internasional (#DayofTheGirl); Saat Seorang Anak Perempuan Berbicara Tentang Kebahagiaan.


Ramonah bernyanyi di bus MetroMini
11 Oktober adalah Hari Anak Perempuan Internasional. Waktu untuk anak perempuan mendeklarasikan apa yang mereka inginkan, menyampaikan kepada dunia tentang hak-hak yang mereka miliki dan untuk membuktikan bahwa mereka mampu untuk melakukan apapun yang mereka inginkan melalui perhatian dan cara yang baik. Di hari itu, semua gadis mengharapkan keadilan dan kebahagiaan. Sama seperti Ramonah, anak perempuan berusia 8 tahun yang bekerja sebagai pengamen jalanan.

Saat itu, siang hari di daerah Jakarta Selatan. Saya sedang di perjalanan untuk kembali ke rumah. Di dalam bus, saya melihat seorang anak perempuan bernyanyi untuk menghibur para penumpang dan mencari uang. Karena saya tertarik dengan kehidupan anak perempuan itu, saya  mengikutinya keluar dari bus dan mengajaknya makan siang. Inilah sedikit percakapan saya dengannya.


Monday, 7 October 2013

Menjembatani kesenjangan: gizi di Indonesia

By Bohdana Szydlik, UNICEF Australia

UNICEF Australia Communication Officer Bohdana Szydlik di sebuah sawah di Klaten. © UNICEF Indonesia/2013/Estey

Setiap pagi saya melewati seorang ibu dan anaknya di sebuah jembatan penyeberangan di Jakarta. Sembari anaknya tidur, sang ibu memegang cangkir plastik untuk meminta recehan, dan bersama mereka menunggu waktu berlalu. Tak jauh dari situ adalah shopping mall berlantai marmer dengan toko-toko mewah seperti yang dapat ditemukan di Paris: Gucci, Topshop, Audi.

Sejak jatuhnya Presiden Soeharto 15 tahun yang lalu, Indonesia telah menjadi salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Namun, dengan 50 persen populasi masih hidup dengan kurang dari US$ 1,75 per hari, sebagian besar kekayaan Indonesia masih terbatas untuk beberapa pihak saja.