Sunday, 23 October 2016

Pramuka Sebagai Agen Perubahan

Oleh: M. Ilham Akbar Junior

Pertemuan lima tahunan bagi Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega yang aktif di satuan Karya Pramuka Bakti Husada (Saka Bakti Husada) tingkat nasional akan digelar pada 17-23 Oktober 2016 bertempat di Bumi Perkemahan Serut, Kabupaten Blitar, Provinsi Jawa Timur. Kegiatan dalam bentuk perkemahan bakti ini  disebut Perkemahan Bakti Satuan Karya Pramuka Bakti Husada Tingkat Nasional ke V (PERTINAS SBH 2016).

Pada kegiatan perkemahan ini UNICEF ikut andil dalam mendukung pelaksanaan kegiatan dalam beberapa segmen: pendirian booth informasi kerjasama, dukungan material peraga untuk pendalaman krida Bina Lingkungan Sehat dalam platform WASH dan pendalaman krida Bina Gizi Sehat dalam platform Adolescent Nutrition. Dimana seluruh kerjasama ini didasarkan oleh cita-cita pengabdian yang selaras antara Gerakan Pramuka dan UNICEF, diharapkan melalui kerjasama ini potensi kemanfaatan dari kedua organisasi tersebut dapat tercapai. Dengan tagline “Pramuka adalah sebagai agen perubahan” diharapkan setiap pribadi Pramuka bisa menjadi contoh yang bagus di masyarakat untuk turut mensukseskan program-program UNICEF yang memiliki pengaruh positif dan perubahan pada masyarakat.

PERTINAS SBH 2016 dibuka oleh Wakil Gurbernur Gus Ipul dan Bupati Blitar Bpk. Krijanto.

Pada hari pertama pelaksanaan PERTINAS SBH 2016, sejak pagi hari sudah terlihat aktivitas pada booth UNICEF, dari divisi Nutrition UNICEF melakukan kegiatan pre-test material dari modul nutrition dengan mengundang kakak-kakak Pramuka untuk berdiskusi mengenai materi yang terkandung dalam modul pelatihan gizi untuk pramuka yang direncanakan akan digunakan pada aktivitas follow up pasca Pertinas SBH 2016. Diskusi tersebut dilakukan dengan proses reading materi oleh Pramuka, lalu dari pihak Pramuka akan memberikan opini dari sudut pandang mereka masing masing. Dari diskusi tersebut didapatkan beberapa point yang bisa digunakan sebagai bahan improvement untuk materi Nutrition kedepannya.


Rekan dari divisi Nutrition melakukan diskusi dengan kakak-kakak Pramuka

Melalui kegiatan reading material ini, program officer dari UNICEF dapat melihat kesesuaian material dengan rentang usia penerima yang akan menjadi target dari aktivitas program kerjasama dengan UNICEF pasca kegiatan Pertinas SBH 2016.

Aktivitas ini melibatkan beberapa adik-adik pramuka dari tingkat Penegak dan Pandega yang berasal dari beberapa daerah yang ikut dalam kegiatan Pertinas SBH 2016 seperti Daerah Istimewa Yogyakarta, Papua, NTB, Jawa Tengah, maupun dari wilayah lokal dari Kabupaten Blitar.

Dikutip dari wawancara dengan kak Tama, “Ini salah satu kerjasama yang sangat baik, kegiatannya semoga bisa diperbanyak contohnya adalah Pramuka dengan UNICEF membuat acara perkemahan yang secara khusus untuk melakukan penyuluhan kepada Pramuka muda Indonesia tentang kepedulian terhadap anak-anak dan ibu.” Kak Tama adalah salah satu peserta PERTINAS SBH 2016 yang merasa senang dan bangga bisa menjadi agen perubahan dengan ikut dalam program program UNICEF. Kak Tama juga terdaftar sebagai U-Reporter yang siap berperan aktif dalam melaporkan hal hal yang penting dilaporkan.

Kak Tama, Pramuka dari Kontingen Jogja

Salah satu program menarik yang ada dalam booth UNICEF adalah U-Report, khusus untuk program ini disediakan berbagai macam doorprize menarik yang membuat Pramuka muda bersemangat untuk ikut andil dan mempromosikan sebagai bagian dari U-Reporter. Masing masing Pramuka diberikan penyuluhan bagaimana caranya untuk menjadi bagian dari U-Reporter menggunakan media social Facebook dan Twitter mereka. U-Report diharapkan mampu dimanfaatkan secara penuh oleh kakak-kakak Pramuka yang peduli dengan anak-anak dan ibu di sekitar lingkungan sekitar mereka hanya dengan menggunakan media social mereka.

Penjelasan U-Report kepada Pramuka di booth UNICEF.

Dengan antusias mereka mendengarkan penjelasan materi yang menarik dari tim Communication yang diselingi dengan game-game seru dengan hadiah yang juga menarik tentunya.

Kak Ikhsan, Pramuka dari Kontingen Papua

Salah seorang peserta lainnya yaitu kak Ikhsan mengutarakan pendapatnya, “Harapan saya untuk anak-anak Indonesia harus sehat, sadar dengan gizi mereka, dan tidak boleh lagi ada kasus kekurangan gizi di Indonesia”. Kak Ikhsan bercerita bahwa di daerah masih banyak sekali kasus anak anak yang kekurangan gizi dan perlu dengan secara sigap dibantu agar bisa terlepas dari permasalahan tersebut. Kak Ikhsan juga sudah terdaftar sebagai bagian dari U-Reporter dan berniat untuk mengajak kakak-kakak Pramuka lainnya agar mau dan berperan aktif sebagai U-Reporter. Bagaimana dengan kamu? Ayo bergabung sebagai U-Reporter di sini

No comments:

Post a Comment