Nick Baker, Communication and Knowledge Management Officer
![]() |
|
Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia Gunilla
Olsson menyapa para wartawan di AJI-UNICEF Media Awards 2015 ©UNICEF Indonesia/2015/Nick Baker
|
JAKARTA, Indonesia, 13 Agustus 2015 – Prevalansi yang tinggi dan dampak negatif perkawinan usia anak di Indonesia menjadi fokus penting dalam Aliansi Jurnalis Independen (AJI) and UNICEF Media Awards 2015 di Jakarta.
AJI-UNICEF Media Awards diadakan setiap tahun sejak 2006 untuk menghargai keunggulan karya jurnalistik tentang isu hak-hak anak. Untuk tahun ini total 318 peserta mengirimkan cerita, foto, liputan TV dan radio.
Perkawinan usia anak dipilih menjadi fokus acara tahun ini. Hal ini relevan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi yang menolak perubahan isi undang-undang pernikahan Indonesia yang sudah ada — memperbolehkan anak perempuan untuk menikah pada usia 16 tahun, sedangkan anak laki-laki pada usia 19 tahun. Keputusan ini telah membuka dialog nasional seputar perkawinan usia anak.




